Teknik Grafting (pangkas dahan) Secara Umum

Teknik Pangkas Dahan atau Grafting sebenarnya mudah dan hasilnya menyesuaikan dengan teknik potongnya. Maksudnya adalah sesuai dengan yang kita potong. hehehehe

Langsung saja kita praktek tanpa gambar, cukup dengan tulisan ini saja berdasarkan pengalaman. Tidak perlu belajar di universitas, terlalu lama, kecuali untuk memperdalam, tapi kalau sebatas untuk terapan langsung, tulisan di blog ini cukuplah mewakili.

Hasil akhirnya adalah memangkas untuk mempercantik tanaman dimaksud. Dasar teknik Grafting ini adalah untuk pohon keras atau pohon yang berbuah yang terdiri dari akar, batang pohon, cabang atau dahan, daun dan buah. Bagaimana dengan tanaman perdu atau yang bertipe umbi? Sama saja.

Prinsip Grafting

  1. Membuang Dahan atau Cabang yang Lapuk/Tua
  2. Pilih Cabang yang diperkirakan dapat berdaun atau berbuah lebih baik dari yang lain
  3. Potong atau buang cabang yang terlalu mudah berdaun atau memiliki daun yang terlalu kurus
  4. Buang pertumbuhan cabang baru yang masih muda supaya tidak mengganggu pertumbuhan pohon/tanaman.
Berapa lama waktu pemotongan yang ideal? 
Setiap tanaman memiliki kekhasan tersendiri dipengaruhi oleh tanaman tersebut juga kondisi sekitarnya. Apabila tanaman tersebut adalah jenis tanaman keras maka pada saat tanaman atau pohon tersebut sudah memiliki ketinggian 1 meter atau lebih, misalnya pohon Mangga, Jeruk atau Jambu dan lain-lain. 
Kita ambil contoh pohon Mangga, sebaiknya grafting mulai dilakukan ketika pohon sudah setinggi 2 meter atau lebih. Memiliki cabang banyak dan cenderung tidak beraturan. Potong dan rapikan saja hingga terlihat ramping dengan jumalah daun dan cabang tidak terlalu banyak sehingga membuat pohon atau batang utama menjadi tidak tegak atau tidak kokoh.

Leave a Reply