SMK Jurusan TI & Multimedia, Bagian – 3

SMK – RPL 

Salah satu jurusan bergengsi SMK saat ini, RPL, kependekan dari Rekayasa Perangkat Lunak. Jurusan RPL ini bersama dengan jurusan Animasi, Broadcast, Elektronika Industri dan Pariwisata menjadi tulang punggung SMK untuk menjaring siswa-siswi lulusan SMP. kebutuhan SDM terhadap keahlian pemrograman sangat besar karena kemajuan teknologi dan sarana komunikasi berupa internet.

Sistem administrasi terpadu berbasis database yang diterapkan di segala bidang, merancang dan membangun sistem adalah keahlian yang dimiliki oleh para programmer dan SMK Jurusan RPL mendidik dan mengajarkan kepada siswa materi pemrograman yang dibutuhkan antara lain html, css, php, java, mysql, .Net, C/C++, phyton dan android. Pengenalan materi pemrograman dasar hingga pemrograman tingkat lanjut dengan target adalah membuat aplikasi berbasis database dengan menggunakan bahasa pemrograman tersebut di atas.

Kebutuhan utama dunia industri/kerja adalah

  1. Membuat aplikasi berdasarkan 
    • Riset & Analisa
    • Kebutuhan 
    • Platform 
  2. Optimasi dan Perawatan
    • Aplikasi yang tersedia, atau
    • Aplikasi yang sudah dibuat
  3. Troubleshoot & Development
    • Aplikasi yang terindikasi bermasalah atau cacat
    • Aplikasi yang memiliki reliabilitas tinggi
  4. Integrasi & Adaptasi terhadap beragam platform pekerjaan.
Kebutuhan aplikasi pemrograman terdiri dari
  1. Pemrograman berbasis Desktop
  2. Pemrograman berbasis Web
  3. Pemrograman berbasis Mobile
Dari keseluruhan keterangan di atas, kemampuan dasar yang dibutuhkan oleh dunia industri terhadap lulusan SMK Jurusan RPL adalah
  1. Kemampuan beradaptasi 
  2. Kemampuan bekerja sama dalam tim
  3. Memiliki Moral & Etika yang baik
Materi utama dan materi dasar adalah logika dan alur program. Di dunia programming dikenal dengan coding yaitu memprogram dengan kode-kode bahasa pmrograman, dan pengertian serta pemahaman untuk tiap bahasa pemrograman berbeda-beda tergantung dari keunikan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman tersebut. Penerapannya pun berbeda-beda sesuai kebutuhan, misalnya bahasa HTML tidak bisa digunakan untuk membuat pemrograman yang digunakan untuk perhitungan dan perekaman data. Bahasa pemrograman PHP dan MySql lebih tepat untuk perhitungan dan perekaman data. Kemampuan perhitungannya pun terbatas karena hal tersebut akan menggunakan kapasitas komputasi mesin komputer yang tentunya berpengaruh apda akurasi data. 
Oleh karena itu, penggunaan bahasa pemrograman C/C++, phyton lebih sesuai untuk perhitungan kompleks dengan data beruntun serta kontinyu, selain itu bahasa pemrograman ini efisien dan efektif menggunakan komputasi mesin komputer. PHP & MySql masih tetap bisa digunakan untuk dimanfaatkan untuk menampilkan hasil sehingga pengguna akan lebih mudah menggunakan. Kolaborasi antara PHP, MySql, C/C++ dan phyton tidak lantas harus dikuasai oleh lulusan SMK RPL saat mereka lulus tetapi kemampuan dasar pemrograman dan memahami alur program yang lebih utama. 
Pilihan terbaik adalah bahasa pemrograman C/C++, Phyton, R, cukup sebagai materi dasar pemrograman dan materi pmerogaman yang utama yang harus dikuasai adalah PHP, MySql, Java dan Visual Basic, HTML serta CSS. Pengetahuan tentang manajemen proyek dan bisnis menurut penulis, sudah seharusnya diberikan kepada siswa-siswi SMK. Hal tersbut karena pada saat mereka lulus dan diterima bekerja posisinya adalah sebagai Programmer Support atau Junior Programmer.

Junior Programmer atau Programmer Support tugas dan fungsinya adalah sebagai tim pendukung dari Programmer dan Senior Programmer. Pendelegasian tugas, target penyelesaian, budaya kerja serta orientasi bisnis dari setiap pekerjaan atau proyek adalah sarana transfer knowledge terhadap mereka yang baru mulai kerja dan yang baru lulus SMK. Proses adaptasi setiap lulusan SMK berbeda-beda tergantung dari kondisi setiap instansi. Kesiapan para lulusan SMK ini di dunia kerja sangat tergantung ketika mereka belajar di sekolah selama enam semester.

Bagaimana menghadapi perkembangan teknologi yang makin masif dan hampir tidak bisa diikuti? Setiap teknologi baru yang muncul selalu dimulai dari ilmu dasar yang sama, teknologi dasar yang sama, pemahaman terhadap teknologi tersebut yang lebih penting karena pengembangan teknologi adalah menyesuaikan dengan kondisi sekitarnya termasuk ide-ide yang lebih baik untuk dapat digunakan di masa depan. Belajar teknologi yang lebih baru dan terbaru menjadi keharusan dengan syarat pemahaman terhadap ilmu dasar sangat baik. Peran guru untuk menyelaraskan materi dengan kondisi kemajuan teknologi sekarang ini, misalnya dengan memberikan tugas di luar materi pokok seperti membuat proyek membuat program animasi sederhana menggunakan android dan yang berbasis web.

Pemahaman teori dan praktek menjadi tolok ukur siswa ketika lulus dan kesempatan membuktikan kapasitas & kualitasnya ketika mengikuti seleksi penerimaan kerja. Atau, berani membuka bisnis di bidang pembuatan aplikasi berbasis bahasa pemrograman yang dikuasai selama di bangku SMK. Sama dengan SMK Jurusan TKJ, terdapat materi pokok yaotu mata pelajaran Normatif dan Produktif.

  1. Bahasa Indonesia: kemampuan menulis dan membaca (narasi, deskripsi, deduksi)
  2. Bahasa Inggris: (pronounciation, vocabulary, intonation, reading, writing, grammar)
  3. Matematika: (aljabar, logika, geometri, aritmatika, statistik dasar)
  4. Fisika/Elektronika
  5. Agama & Etika 
  6. Sejarah
  7. Olah raga & Prakarya
Untuk materi pelajaran Produktif, antara lain: (sekolah menyesuaikan dengan kondisi)
  1. Pengetahuan Komputer dan OS
  2. Sejarah Bahasa Pemrograman
  3. Logika Pemrograman
  4. Struktur Data
  5. HTML & CSS
  6. Visual Basic, C/C++
  7. Pengetahuan Database 
  8. PHP, MySql
  9. Java
Pengetahuan lainnya yang tidak kalah penting yaitu pengetahuan tentang profesi kerja
  1. Budaya Kerja
  2. Disiplin Kerja
  3. Tanggung jawab Kerja
  4. Kemampuan Beradaptasi
  5. Kemampuan Menyelesaikan Pekerjaa (problem solver)
  6. Bekerja Sesuai Target
  7. Mampu Mengembangkan Diri
Sarana utama penyelenggaraan pendidikan berbasis praktek adalah Laboratorium yang memenuhi standar kerja seperti jumlah dan unit komputer sesuai kebutuhan. Sistem Jaringan komputer yang dengan server terpusat adalah syarat mutlak. Siapkah sekeolah – guru – orang tua siswa untuk sinergi demi menghasilkan SDM lulusan SMK RPL yang berkualitas? 
Bersambung ke Bagian – 4
Pustaka:

  1. Pengalaman Mengajar, SMK BI, Bintaro, 2011-2015
  2. Pengalaman Mengajar, SMP/SMA INRABB, BSD, 2015-2016
  3. Instruktur, Binus Center, Bintaro, 2010-2013
  4. Creative Director, BSL Print, Jakarta
  5. Marketing, BSL Engineering, Jakarta
  6. IT Dept Head, AUTRI, Jakarta