Lodji van Papak

Kami berkesempatan mengunjungi bangunan bersejarah di Juwangi, Boyolali, Jawa Tengah, yaitu Lodji van Papak. Bisa ditempuh melalui darat dengan menggunakan mobil atau kendaraan umum. Jalur yang dilalui yaitu dari Salatiga, Boyolali, Sragen atau dari Purwodadi. Lokasinya dekat dengan Waduk Kedungombo.

Lokasi tepatnya adalah Stasiun Telawa, Juwangi, Boyolali. Dari Stasiun Telawa, sekitar 50 meter terdapat pertigaan dan ambil arah lurus ke arah pintu gerbang menuju Perhutani, sekitar 150 meter dari stasiun Telawa. anda bisa bertanya penduduk sekitar karena memang penunjuk arah belum tersedia.

Bangunan kuno ini berdiri ekitar tahun 1800-an akhir menjelang tahun 1900. Tidak banyak yang bisa dikisahkan selain bangunan yang berdiri di atas bukit batu dengan bangunan yang tediri dari dua lantai. Taman depan hingga sisi samping termasuk jalan masuk khas lanskap jaman kolonial Belanda. Bangunan Lodji van Papak sangat menarik dari sisi bentuk bangunannya. tinggi menjulang, dengan bukaan jendela yang tinggi, keramik di beberapa bagian masih asli, lukisan-lukisan, sepeda Onthel jadul, mesin ketik manual, jam dinding serta pintu-pintu kayu jati yang kokoh.

Di lantai atas terdapat balkon di bagian depan dan bagian belakang. Balkon yang menghadap halaman depan sangat luas dan menantang untuk menjadi objek foto “selfie” atau bersama-sama. Balkon yang menghadap halama belakang tidak terlalu besar karena balkon terebut kemungkinan dibangun untuk sekedar mengawasi sisi belakang rumah. Tembok-tembok yang kokoh serta tebal menjadi penanda bahwa penguasa kolonial Belanda saat itu membangun dengan rancangan konstruksi dengan sangat serius.

Oh iya, terdapat peta kuno mengenai wilayah kekuasaan Administratuur Pengelolaan Hutan di wilayah tersebut yang meliputi wilayah Boyolali, Klaten dan Purwodadi. Wilayah yang sangat luas tersebut tentunya memerlukan barisan pasukan termasuk administrasi personil yang tidak sederhana.

Jika dilihat dari balkon yang menghadap ke halaman depan, terdapat rel kereta api melintasi bangunan Lodji van Papak, terdapat jalan sejajar dengan rel kereta, stasiun kereta, dan sisi rel kereta adalah kawasan menuju hutan jati. Tentunya Stasiun Kereta api Telawa, tidak hanya difungsikan sebagai stasiun kereta saja, dan melihat kondisi alam sekitar maka dapat dipastikan kereta-kereta api tersebut dipergunakan sebagai pengangkut hasil bumi selain kayu jati seperti rempah-rempah, termasuk tanaman dari area perkebunan.

Perjalanan menuju Lodji van Papak, Telawa, Juwangi, Boyolali cukup melelahkan karena melewati hutan jati yang masih bagus dan melewati waduk Kedung Ombo. Oleh karena itu, jika hendak ke Lodji van Papak, berangkat pagi hari kemudian melintasi hutan-hutan jati yang rindang, dan mampir ke waduk Kedung Ombo. Sebelum lepas waktu ‘Ashar atau kira-kira jam 2 siang, segera menuju Lodji van Papak yang jarak tempuhnya tidak terlalu jauh dari waduk Kedung Ombo. Kira-kira 45 menit hingga 60-an menit menuju stasiun Telawa, Juwangi sebagai titik akhir menuju Lodji van Papk yang hanya berjarak 150 meter hingga 200 meter dari stasiun.

Tidak lengkap jika sudah sampai di Lodji van Papak tidak dilanjutkan dengan menginap. Nah, Lodji van Papak menyediakan sarana untuk menginap di Lodji tersebut. Nuansa gedung kuno, megah, perabotan dan beberapa barang-barang yang masih asli menjadi sensasi tersendiri. tidak perlu khawatir, ruang tidur besar, rapi dengan spring bed, perlengkapan mandi, serta ruang parkir jika Anda membawa kendaraan. Foto dengan latar belakang bnagunan bersejarah, halaman yang luas dan asri serta cahaya matahari yang menembus sela-sela dedauan pephohonan jati menambah kesan yang cukup menakjubkan.

Anda pun berkesempatan menikmati kuliner khas kota Juwangi di Telawa. Wisata bersejarah ini akan menjadi kenangan dengan membawa anggota keluarga sekaligus mengenalkan sejarah kepada anak-anak tanpa harus terkesan menggurui. Ada pemandu wisata, yang tidak lain adalah staf Perhutani yang mengelola Gedung Lodji van Papak. Anda dapat memesan tempat (booking) agar kenyamanan berwisata ke Lodji van Papak sesuai dengan harapan.

Sepeda Onthel Jadul
Jam Dinding 
Mesin Ketik 
Mesin Ketik
Mas Wawan

Pengelola Gedung Lodji van Papak, merupakan Kepala Perhutani Telawa yang membawahi tiga wilayah hutan seperti telah disebutkan di atas. Pemandu Wisata, Mas Wawan merupakan staf Perhutani tersebut yang dengan ramah menyambut dan melayani kebutuhan Anda selama berwisata ke Lodji van Papak. Pengetahuan mengenai Lodji van Papak menjadi sarana untuk menelisik lebih jauh tentang bangunan bersejarah ini. Untuk reservasi silahkan menghubungi nomer beliau via whatsapp: 081393455071.

Tertarik dan tertantang menuju ke Lodji van Papak ?? Siapkan waktu liburan Anda dan nikmati petualangan seru menuju lokasi Lodji van Papak dan menikmati keindahan panorama sekitar gedung.